Jakpro minta Bank DKI bantu biayai proyek JIS

Kita sudah diskusi dengan Bank DKI, tinggal tunggu tanda tangan dan uang bisa cairJakarta (ANTARA) - Pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) meminta PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta...

Jakpro minta Bank DKI bantu biayai proyek JIS

Kita sudah diskusi dengan Bank DKI, tinggal tunggu tanda tangan dan uang bisa cair

Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) meminta PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta atau Bank DKI membantu pembiayaan proyek Jakarta International Stadium (JIS).

“Kita sudah diskusi dengan Bank DKI, tinggal tunggu tanda tangan dan uang bisa cair,” jelas Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto saat bertemu Komisi B DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin.

Bantuan itu sebagai bentuk upaya menalangi dana penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp1,2 triliun yang belum disalurkan hingga Juni 2020, sementara keuangan Jakpro hanya mampu bertahan hingga Juli 2020 untuk mengerjakan beberapa proyek penugasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Bagaimana proyek ini tidak berhenti dan pendanaan tetap jalan,” ujar Dwi.

Dwi mengungkapkan Bank DKI telah menyetujui dana sebesar Rp1,1 triliun, namun saat ini masih menunggu penyelesaian proses adminisrasi, paling lambat akan selesai pada pekan depan.

Baca juga: Jakpro minta Pemprov DKI segera salurkan PMD Rp1,2 triliun
Baca juga: Jakpro dorong ITF Sunter masuk proyek strategis nasional
Baca juga: Pembangunan Jakarta International Stadium capai 23,6 persen

Kucuran bantuan dana tersebut menurut Dwi, akan membuat Jakpro sedikit lega untuk persediaan dana hingga Desember 2020.

Sementara itu, Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyatakan sesama BUMD milik Pemprov DKI Jakarta harus saling bersinergi untuk mengerjakan proyek strategis daerah.

“Bank DKI punya dana yang cukup dan Jakpro kekurangan dana, mengapa tidak duduk bersama untuk mencari solusinya karena ini untuk kepentingan warga dan Pemda DKI,” tegas Aziz.

Aziz mengingatkan pengerjaan proyek tersebut tidak berhenti atau mangkrak, karena nantinya akan membutuhkan dana besar untuk memulai kembali.

Aziz mengharapkan Bank DKI sebagai BUMD dapat membantu pendanaan Jakpro sebelum PMD cair dari Pemprov DKI Jakarta.

Direktur Keuangan Jakpro Yuliantina Wangsawiguna menjelaskan saat ini Jakpro sedang mengerjakan beberapa proyek penugasan daerah di antaranya Jakarta International Stadium (JIS) dan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) yang dianggap turut membantu roda perekonomian daerah karena memberdayakan para pekerja dari DKI Jakarta.

Pewarta: Fauzi
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Let's block ads! (Why?)